Profil

Dokumen Rencana Detail Tata Ruang atau biasa disingkat sebagai RDTR merupakan pendetailan rencana tata ruang dari Dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sebuah kota. Pada prinsipnya, ketika sebuah RTRW dinilai masih kurang operasional, maka perlu dilakukan pendetailan terhadap RTRW tersebut dalam bentuk RDTR. Ketentuan Peraturan Zonasi yang ada dalam RDTR menjadi panduan bagi Pemerintah Kota maupun bagi masyarakat dan pihak swasta dalam memanfaatkan ruang dan dalam proses perizinan.

Status Dokumen RDTR berdasarkan UU No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang adalah Peraturan Daerah (Perda). Dengan status hukum setingkat Perda, diharapkan Pemerintah mampu menegakkan aturan dan kebijakan penataan ruang tanpa ragu, karena pada dasarnya ketika aturan ditetapkan dalam sebuah Perda, maka aturan tersebut harus ditegakkan. Apabila tidak, maka ada ketentuan sanksi yang mengikat.

Menurut kebijakan pengembangannya, Kota Depok terbagi menjadi 6 simpul pertumbuhan:

  1. Pusat Pelayanan Kota/PPK Margonda dsk.
  2. SubPelayanan Kota  (SPK) Cimanggis;
  3. SubPelayanan Kota  (SPK) Tapos;
  4. SubPelayanan Kota  (SPK) Bojongsari;
  5. SubPelayanan Kota  (SPK) Cinere;
  6. SubPelayanan Kota  (SPK) Cipayung.

Pada tahun anggaran 2013 ini, Pemerintah Kota Depok mengalokasikan kegiatan Penyusunan Naskah Akademis RDTR dan Peraturan Zonasi untuk 4 (empat) Sub Pelayanan Kota (SPK), antara lain: SPK Tapos, SPK Cinere, SPK Cimanggis dan SPK Cipayung. Salah satu prinsip dasar dalam penyusunan sebuah dokumen RDTR yang coba diterapkan Pemerintah Kota Depok adalah prinsip partisipatif, dengan melibatkan sebanyak-banyaknya elemen (stakeholders) masyarakat terkait untuk dapat terlibat dalam penyusunan rencana. Dalam rangka penerapan prinsip partipatory planning itulah, situs ini digagas. Melalui situs ini diharapkan warga masyarakat secara luas maupun stakeholders terkait lainnya memperoleh informasi yang sama dan benar, dengan ruang dialog publik yang terbuka lebar untuk memberikan saran, masukan dan kritisi yang sifatnya mendukung.

Pada akhirnya semua proses ini adalah mekanisme pembelajaran bagi pihak-pihak terkait untuk saling berkomunikasi, diskusi, serta merancang kehidupan perkotaan yang lebih baik di masa yang akan datang. Tidak tertutup kemungkinan masih ada kekurangan dalam proses maupun produk yang dihasilkan, namun percayalah, bahwa Pemerintah Kota Depok selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk kesejahteraan warganya.

Semoga situs ini bermanfaat. Selamat merencana dan Happy surfing..

TIM PEnaTA RUaNG (PETARUNG)